Arsip
Kategori
- Artikel Popular (1)
- Bahasa (1)
- Bahasa dan Hukum (5)
- Basiba (3)
- Bengkel Sastra (4)
- Berita (666)
- Bimbingan Teknis (7)
- BIPA (1)
- Cerpen (1)
- Duta Bahasa (6)
- Duta Bahasa (12)
- Galeri (1)
- Gerakan Literasi Nasional (1)
- Komunitas Baca (8)
- Lomba (14)
- Musikalisasi Puisi (2)
- Pekan Bahasa (13)
- Pekan Sastra (8)
- Penghargaan Wajah Bahasa (4)
- Pengumpulan kosakata (1)
- Penyuluhan (19)
- Produk Kebahasaan (2)
- Sastra (3)
- Seminar Bulanan (2)
- Tokoh Bahasa dan Sastra (6)
- UKBI (10)
- Uncategorized (13)
Berita Terbaru
-
Penulisan kata “hanya “ yang diikuti dengan “saja”
Sahabat Bahasa, kerap kita jumpai penulisan kata “hanya “ yang diikuti dengan “saja”. Sebenarnya, jika kata “hanya” sudah digunakan, tidak perlu diikuti oleh “saja” (begitu pula sebaliknya). Jadi Sahabat Bahasa,…
-
Mengenal istilah Kongres
Sahabat Bahasa, mari mengenal istilah Kongres . Istilah Kongres dalam KBBI memiliki dua makna. Makna pertama, pertemuan besar para wakil organisasi (politik, sosial, profesi) untuk mendiskusikan dan mengambil keputusan mengenai…
-
Kantung semar “kuran-kuran”
Sahabat Bahasa, kantung semar, periuk kera, atau nephentes adalah tumbuhan karnivora atau tumbuhan pemakan daging seperti serangga dan hewan-hewan kecil. Penamaan kantung semar berasal dari bentuknya yang seperti kantung dan…
-
Ungkapan dalam Berbahasa Minangkabau “Cerdik dijual, bodoh dibeli”
Sahabat Bahasa, ungkapan kita kali ini adalah tentang kearifan menjaga kelogisan berpikir. Kecerdikan atau kecerdasan mestinya adalah sesuatu yang dipunyai dan harus dipertahankan. Nasihat pada ungkapan ini adalah “jangan pernah…
-
Kata “meneladeni”
Sahabat Bahasa, kita kerap menjumpai penulisan kata “meneladani” yang tidak tepat penggunaannya. “Meneladani” artinya memberi teladan (kepada)…. Jadi, keliru apabila ada yang mengatakan atau menulis, “Kita harus meneladani Nabi Muhammad…
Paginasi pos
Hubungi Kami

