Basiba
Mulai Juli 2026, Balai Bahasa Provinsi Sumatera Barat menerbitkan kolom bahasa dan sastra versi daring bernama Basiba. Kolom ini memuat artikel seputar isu kebahasaan, kesastraan, dan literasi — mulai dari artikel bahasa, kritik sastra, cerpen, hingga artikel populer lainnya.
Kami mengajak para akademisi, guru, mahasiswa, pegiat literasi, peneliti, dan masyarakat umum untuk berkontribusi.
Nama Basiba diambil dari pakaian adat khas perempuan Minangkabau — simbol kesopanan dan identitas budaya yang berlandaskan filosofi “adat basandi syarak, syarak basandi kitabullah.” Sejalan dengan itu, tulisan yang dimuat diharapkan berbobot sekaligus santun dalam berbahasa.
Kolom Basiba diharapkan menjadi ruang berbagi gagasan dan inspirasi yang turut mendukung pemartabatan bahasa Indonesia serta pelestarian bahasa dan sastra daerah.
- 1 Tema seputar isu kebahasaan, kesastraan, dan keliterasian.
- 2 Karya asli — bukan plagiasi, tidak sedang dinilai atau diterbitkan di media lain, dan belum pernah dipublikasikan.
- 3 Bebas dari unsur SARA, ujaran kebencian, pornografi, promosi produk/jasa, maupun muatan politik praktis.
- 4 Semua artikel diseleksi dan disunting oleh tim editor. Keputusan tim editor bersifat final.
- 5 Panjang naskah 750—900 kata.
- 6 Format berkas: Microsoft Word, Times New Roman, 12 pt, spasi 1,25.
- 7 Sertakan biodata singkat: nama lengkap, instansi/pekerjaan, bidang keahlian, alamat email, nomor rekening bank, dan foto terbaru.
Mendukung pemartabatan bahasa Indonesia dan pelestarian bahasa serta sastra daerah.
